genotipe yang tidak memiliki pasangan alel homozigot resesif adalah

I1 Latar Belakang. "Like father, like son". Begitulah pepatah yang menyatakan bahwa seorang anak umumnya memiliki kemiripan dengan ayahnya. Secara biologis, pepatah tersebut ilmiah karena seorang anak selalu mewarisi gen dari ayahnya. Gen tersebutlah yang membawa sifat-sifat tertentu, baik yang tampak secara fisik,maupun yang tidak tampak Alelitu sendiri adalah pasangan gen yang terletak di lokus yang sama pada kromosom homolog. gen yang memiliki sifat yang kuat disebut gen dominan dan gen yang memiliki sifat yang lemah disebut gen resesif. Perhatikan contoh di bawah ini, ya. Persilangan antara bunga mawar merah (MM) dengan bunga mawar putih (mm) dengan gen M bersifat Homozigot pasangan gen dengan alel yang sama (misalnya dominan → MM atau resesif → mm) Heterozygotes: pasang gen dengan alel yang berbeda (Aa, Bb, Kk, dll.) Maka dalam sebuah persilangan monohibrid termasuk salah satu teknik dalam perumusan pada persilangan dihibrid sehingga dalam melakukan organisme akan mudah di lakukan. 1 .1 PengetianPatologi Patologi adalah salah satu dasar ilmu kedokteran, dan memiliki peranan yang sangat fundamental.Sering kali diagnosis pasti suatu penyakit ditegakkan dengan patologi (histopatologi).Sedangkan pengertian Patologi dalam arti yang luas adalah bagian dari ilmu kedokteran yang mengamati sebab dan akibat dari terjadinya Individuhomozigot memiliki kromosom dengan alel yang sama pada setiap lokus gen-gennya. Lokus dengan genotipe homozigot memiliki alel yang sama. Orang menyebut "homozigot resesif" apabila keadaan homozigot terjadi karena alelnya bertindak resesif dan "homozigot dominan" apabila alelnya bertindak dominan. Lihat lebih jauh pada artikel alel. Singles Aus Brandenburg An Der Havel. Homozigot adalah salah satu istilah yang dapat Anda temukan saat berbicara tentang genetik. Sebagian alel adalah dominan dan sebagian alel bersifat resesif. Pada individu homozigot, gen memiliki dua alel identik yang sama-sama dominan atau dua alel identik yang sama-sama resesif. Apa itu homozigot? Homozigot adalah pewarisan versi penanda genomik alel yang sama dari kedua orang tua biologis. Seorang individu yang homozigot akan memiliki dua versi identik dari penanda tersebut, sehingga alel gen yang diwarisi memiliki sifat yang sama. Untuk lebih memahaminya mari kita ulas mengenai DNA terlebih dahulu. Di dalam sel terdapat rantai DNA yang sangat panjang dan diperoleh sebagai warisan dari orang tua. DNA tersebut terikat menjadi 23 pasang kromosom yang berbeda. Setiap DNA memiliki serangkaian komponen individu yang disebut nukleotida, yang terdiri dari Adenin A, Guanin G, Sitosin C dan Timin T. Sel akan membuat protein dengan membaca urutan nukleotida yang ditemukan di dalam DNA menggunakan semacam sistem translasi untuk membangun gen, yaitu protein spesifik yang memiliki struktur dan fungsi tertentu. Kode genetik manusia sangat mirip, namun pada gen tertentu terdapat beberapa variasi dalam urutan nukleotida. Misalnya, satu variasi gen mungkin dimulai dengan urutan ATTGCT, dan variasi lain dimulai dengan ACTGCT. Variasi gen yang berbeda ini disebut dengan alel. Ini dapat menyebabkan perbedaan kecil dalam protein yang bisa membuatnya bekerja sedikit berbeda. Orang yang homozigot adalah individu yang memiliki dua versi gen identik yang diwarisi dari masing-masing orang tua. Misalnya Warna kulit dapat diwakili dengan penanda genom “S” untuk variasi gen yang dimulai dengan ACTGCT atau genom “s” untuk variasi gen yang dimulai dengan ATTGCT. Individu homozigot akan memiliki penanda genom “SS” atau “ss” dimana kedua gen yang diwarisi dari orang tua sama-sama dimulai dengan urutan ACTGCT atau sama-sama dimulai dengan urutan ATTGCT. Perbedaan heterozigot dan homozigot Perbedaan homozigot dan heterozigot terletak pada variasi alel yang dimiliki seseorang. Pada orang heterozigot terdapat dua alel yang berbeda, sedangkan pada orang homozigot hanya satu. Pada genotip heterozigot, sifat yang diekspresikan atau dimunculkan berasal dari alel dominan yang mengalahkan alel resesif. Misalnya pada genotip heterozigot “Ss” maka sifat yang diekspresikan hanya dari variasi gen “S” saja, tetapi Anda masih pembawa alel “s” yang mungkin baru muncul pada keturunan Anda nanti. Sementara itu pada genotip homozigot yang kedua sifat alelnya identik, maka keduanya sama-sama akan ekspresikan atau dimunculkan. Pada alel dominan “SS” atau alel resesif “ss”, keduanya sama-sama akan dimunculkan. Baca Juga Seputar Pewarisan Sifat dari Orang Tua ke Anak Contoh homozigot adalah sebagai berikut 1. Warna mata Melihat warna mata pada anak bisa menjadi salah satu contoh nyata untuk mengenali homozigot. Anda dapat memiliki mata cokelat karena mewarisi alel mata cokelat dari kedua orang tua yang sama-sama memiliki alel mata cokelat dominan CC atau dua alel mata cokelat resesif cc. 2. Bintik kulit Bintik-bintik atau freckles dikontrol oleh gen MC1R yang bersifat dominan. Jika kedua orang tua atau salah satu di antara mereka memiliki freckles, tetapi Anda tidak memilikinya, maka Anda adalah individu homozigot pewaris versi resesif ff yang tidak memiliki freckles. 3. Warna rambut Rambu merah r bersifat resesif, sementara rambut cokelat R bersifat dominan. Jika kedua orang tua Anda memiliki rambut coklat namun membawa gen rambut merah Rr, maka sebagai individu homozigot, Anda mungkin memiliki Rambut coklat dengan dua alel rambut coklat yang dominan RR Rambut merah dengan dua alel rambut merah yang resesif rr Jika Anda individu heterozigot, maka Anda akan memiliki rambut coklat dengan alel “Rr” seperti orang tua Anda. Penyakit gen homozigot Alel yang bermutasi dapat menyebabkan beberapa penyakit pada individu homozigot yang mengalami mutasi gen. Kondisi genetik yang mungkin memengaruhi orang-orang yang homozigot adalah 1. Cystic fibrosis Jika Anda memiliki dua salinan gen cystic fibrosis transmembrane conductance regulator CFTR yang bermutasi, maka Anda akan memiliki penyakit cystic fibrosis. Kondisi ini menyebabkan penumpukan lendir kental dan lengket di tubuh dan menyebabkan penyakit seperti infeksi paru-paru, kerusakan pankreas, masalah pencernaan serta jaringan parut dan kista di paru-paru. 2. Anemia sel sabit Anemia sel sabit disebabkan karena adanya dua salinan mutasi dari gen hemoglobin subunit beta HBB yang berfungsi membantu menghasilkan beta-globin. Alel yang bermutasi membuat beta-globin abnormal dan menyebabkan produksi sel darah merah berkurang dan suplai darah yang buruk ke seluruh tubuh. 3. Fenilketonuria Fenilketonuria PKU terjadi ketika seseorang memiliki dua salinan untuk alel mutasi gen fenilalanin hidroksilase PAH. Penderita PKU mengalami penumpukan enzim fenilalanin yang berfungsi memecah asam amino. Jika seseorang dengan PKU tidak membatasi asupan fenilalanin, maka mereka dapat mengalami Ruam kulit Gangguan saraf Bau apek pada napas, kulit, atau urin Hiperaktif Gangguan jiwa Individu yang memiliki sifat resesif seperti mata biru, rambut merah, atau golongan darah 0, dipastikan merupakan homozigot untuk gen tersebut. Hal ini dikarenakan pada gen individu tidak terdapat alel dominan yang dapat menutupi sifat alel resesif. Sehingga sifat alel resesif akan diekspresikan sepenuhnya. Baca JugaEpigenetik Cara Kerja, Perubahan, dan Kaitannya dengan KesehatanIngin Tes DNA Anak? Kenali Fungsi dan ProsedurnyaMengenal Trisomi 13, Kelainan Genetik yang Mengancam Nyawa Bayi Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar kondisi genetik dan hubungannya dengan kesehatan, konsultasikan langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Unduh gratis di App Store dan Google Play. 100% found this document useful 1 vote3K views2 pagesCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote3K views2 pagesGenotipe Yang Tidak Memiliki Pasangan Alel Homozigot Resesif AdalahJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Mahasiswa/Alumni Politeknik Negeri Jember21 Maret 2022 0155Halo Lestari, kakak bantu jawab yaa Jawaban yang benar adalah opsi D. Mari kita bahas lebih lanjut! Genotipe merupakan sifat-sifat menurun yang tidak tampak dari luar, disimbolkan dengan pasangan huruf, contoh AA, Aa, aa, AABB, danAaBB. Genotipe yang bersifat homozigot memiliki sepasang alel yang sama. Terdapat dua macam homozigot, yaitu dominan dan resesif. - Homozigot dominan adalah pasangan gen yang sama dan muncul pada keturunannya dengan menutupi sifat lainnya. Contohnya yaitu AABB. - Homozigot resesif adalah pasangan gen yang sama, tetapi tidak muncul pada keturunannya karena ditutupi oleh sifat dominan. Contohnya yaitu aabb. Semoga membantu ya! Genotipe dapat bersifat dominan maupun resesif. Keberadaan gen dominan ditandai dengan penggunaan huruf besar, sedangkan keberadaan gen resesif ditandai dengan penggunaan huruf kecil. Selain penentuan gen dominan dan gen resesif, penentuan sifat alel juga harus diperhatikan. Jenis alel ada tiga jenis yaitu alel homozigot dominan, alel heterozigot dan alel homozigot resesif. Homozigot resesif ditunjukkan dengan alel yang terdiri dari pasangan gen resesif yang disimbolkan dengan huruf kecil semua. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D. 1. Genotipe yang tidak memiliki pasangan alel homozigot resesif adalah… a. BBHH b. BBhh c. bbHH d. bbhh 2. individu yang mempunyai genotipe heterozigot adalah… a. MM b. tt c. Mt d. Mm 3. Individu yang mempunyai genotipe homozigot dominan adalah… a. RR b. Aa c. ar d. aa 4. gamet yang dihasilkan oleh Individu yang mempunyai genotipe AAbb adalah… a. Ab b. AA c. bb d. ab 5. macam gamet yang terbentuk dari individu yang mempunyai genotipe AABb adalah… a. AB dan Ab b. AA dan Bb c. Aa dan Bb d. AB dan ab

genotipe yang tidak memiliki pasangan alel homozigot resesif adalah