hak dan kewajiban sebagai anggota gereja
Tetapimereka sering lupa bahwa sesungguhnya Gereja Katolik telah memiliki dasar-dasar politik praktis yang mereka perlukan untuk berperan serta aktif dalam kancah politik yang memperjuangkan kesejahteraan umum (Salus populi est suprema lex). Dalam konteks keindonesiaan, politisi katolik diharapkan memahami bahwa menjadi 100% orang katolik dan
Hakdan Kewajiban serta larangan Bagi Advokat diatur dalam UU No18 Tahun 2003 Tentang Advokat. advokat memiliki kode etik profesi advokat sebagai pegangan dalam berprofesi dan harus dipatuhi. 1.1K Anggota • 7.4K Thread.
Baiksebagai anggota Gereja maupun anggota negara kita memiliki hak dan kewajiban yang harus kita jalankan. Hak adalah kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu atau menuntut Bab II 94 Kelas IX SMP sesuatu. Sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan; tidak boleh tidak dilaksanakan ditinggalkan. Maka dalam Bab II kita akan
Denganadanya berbagai bentuk-bentuk partisipasi, warga gereja dapat memilih satu atau lebih dari satu bentuk partisipasi sesuai dengan panggilan hati atau bagiannya masing-masing untuk membawa kebaikan dan menjadi berkat. Warga Gereja yang terlibat dalam politik dan pemerintahan, harus mampu berpikir dan bertindak sesuai ajaran Kristus
PendidikanAgama Katolik Budi Pekerti 47 agar semakin menyadari hak dan kewajiban sebagai anggota masyarakat. Juga semakin dapat menghargai hak dan kewajiban orang lain. Sehingga dalam hidup bersama, semakin tercipta k orang beriman yang hidup di tengah-tengah masyarakat? 4 Mgr. Soegija Pranata pernah berkata "Jadilah 100 warga Gereja dan
Singles Aus Brandenburg An Der Havel. Hak dan Kewajiban sebagai Anggota Gereja adalah materi pertama dari tema Bab II Orang Beriman Hidup di Tengah Masyarakat, materi pembelajaran Pendidikan Agama Katolik Kelas IX Sekolah Menengah Pertama. Pada bagian ini kita diajak untuk lebih mamahami tentang arti hak dan kewajiban sebagai anggota Gereja, konsekuensi baptis setiap anggota Gereja, hak sebagai anggota Gereja menurut Hukum Gereja, sikap terhadap hak dalam Gereja berdasarkan Injil Markus 1035-40. Berkaitan dengan tema Hak dan Kewajiban sebagai Anggota Gereja ini, mari kita simak pembahasan dibawah ini! Dalam setiap perkumpulan yang termasuk dalam komunitas gerejawi, setiap anggota di dalamnya selalu memiliki kewajiban dan hak yang dapat mereka laksanakan atau peroleh dalam perkumpulan atau komunitas. Sebagai persekutuan atau perkumpulan yang didalamnya banyak diatur tentang berbagai hak dan kewajiban para anggotanya, demikian pula Gereja Katolik. Gereja Katolik juga mengatur hak dan kewajiban umat beriman untuk kelangsungan pelayanan dan kehidupan gereja dan jemaatnya. Kitab Hukum Kanonik memuat hak dan kewajiban semua orang beriman kristiani sebagai anggota Gereja, yaitu mereka yang karena baptisan menjadi anggota tubuh Kristus, dijadikan umat Allah dan dengan caranya sendiri mengambil bagian dalam tugas Kristus sebagai imam, nabi, dan raja. Dan oleh karena itu, sesuai dengan kedudukannya masing-masing, mereka dipanggil untuk mengemban misi yang telah dipercayakan Allah kepada Gereja untuk dilaksanakan di dunia. Kan. 204. Sebagai anggota Gereja kita harus menyadari bahwa menjalankan hak dan kewajiban kita sebagai anggota Gereja adalah untuk kesempurnaan kita sendiri, yang akan kita nikmati sendiri. Maka marilah kita lihat apa hak dan kewajiban kita sebagai anggota Gereja, agar nantinya dapat kita laksanakan dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab. Pages 1 2 3 4 Tags PAKatPAKat IX
Hak dan kewajiban sebagai anggota Gereja berdasarkan kutipan teks Injil Markus 1035-40 Mrk 1035 Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya “Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!” Mrk 1036 Jawab-Nya kepada mereka “Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?” Mrk 1037 Lalu kata mereka “Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu.” Mrk 1038 Tetapi kata Yesus kepada mereka “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?” Mrk 1039 Jawab mereka “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka “Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima. Mrk 1040 Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan.” Dari perikop diatas beberapa hal yang dapat kita renungkan adalah Kebiasaan yang terjadi, setelah melaksanakan kewajiban sering kita langsung menuntut hak yang kita akui sebagai milik kita dan yang harus dipenuhi oleh orang lain. Itulah yang terjadi pada anak-anak Zebedeus, yaitu Yakobus dan Yohanes. Mereka merasa telah berkorban mengikuti Yesus dengan meninggalkan segala miliknya, maka mereka merasa pantas untuk menuntut haknya kepada Yesus sebagai balas budi atas pengorbanan mereka selama ini. Yang mereka inginkan adalah menjadi pendamping Yesus ketika Ia memperoleh kemuliaan- Nya dengan duduk di sebelah kanan dan di sebelah kiri-Nya. “Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan.” Jawab Yesus. Kata-kata Yesus menegaskan bahwa hak akan diberikan oleh Allah. Melalui baptis kita telah diangkat menjadi anak-anak Allah dan menjadi anggota Gereja, sebagai anggota Gereja kita dituntut untuk terlibat secara aktif ambil bagian dalam tugas dan karya Gereja dengan menjadi saksi tentang Karya Tuhan Yesus Kristus. Melihat apa yang dilakukan oleh anak-anak Zebedeus yaitu Yohanes dan Yakobus, tidak baiklah jika kita hanya sekedar menuntut hak, sebab bagi Yesus hak itu akan diberikan bagi mereka yang telah disediakan. Dengan memahami berbagai macam hak yang kita miliki sebagai anggota Gereja, hendaknya kita semakin sadar untuk tidak menuntut hak secara berlebihan terhadap gereja karena kita sendiri merupakan bagian dari gereja. Perlu disadari pula hak kita sebagai anggota gereja akan terpenuhi apabila kita melaksanakan kewajiban kita sebagai anggota gereja secara bertanggung jawab. “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” Matius 633. Menjadi murid Yesus menuntut perubahan hati secara mendasar metanoia, pertobatan religius yang sering dilambangkan dengan meninggalkan segala milik bukan menuntut untuk dipenuhi haknya bdk. Markus 1021. Menjadi murid Yesus juga berarti ikut serta dalam tugas pelayanannya, bersedia mencintai orang lain dengan cinta penuh pengorbanan, tanpa syarat, dan tanpa batas. e. Demikian juga sebagai anggota Gereja, kita pun dituntut secara aktif melanjutkan karya Penyelamatan Allah yang terpenuhi dalam diri Yesus Kristus dengan melanjutkan karya-karya Yesus melalui karya pelayanan Gereja. Sebab Gereja akan bertahan hidup kalau semua anggota Gereja melaksanakan hak dan kewajibannya secara bertanggungjawab. Demikianlah pembahasan tema Hak dan Kewajiban sebagai Anggota Gereja ini. Semoga bermanfaat. Berkat Tuhan Yesus melimpah atas kita semua. Pages 1 2 3 4 Tags PAKatPAKat IX
0% found this document useful 0 votes18 views5 pagesOriginal TitleRANGKUMAN HAK DAN KEWAJIBAN SEBAGAI ANGGOTA GEREJACopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes18 views5 pagesRangkuman Hak Dan Kewajiban Sebagai Anggota GerejaOriginal TitleRANGKUMAN HAK DAN KEWAJIBAN SEBAGAI ANGGOTA GEREJAJump to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
PA-KATOLIKHOMESDSMPKELAS VIIKELAS VIIIKELAS IXBab I Orang Beriman Menanggapi Karya Keselamatan AllahBab II Orang Beriman Hidup di Tengah MasyarakatHak dan Kewajiban sebagai Anggota GerejaHak dan Kewajiban Orang Beriman dalam MasyarakatBab III Orang Beriman Menghargai Martabat ManusiaBab IV Orang Beriman Menjaga Keutuhan Alam Ciptaan AllahBab V Orang Beriman Membangun Persaudaraan dengan Semua OrangBab VI Orang Beriman Membangun Masa DepanSMATUGAS RUTINGerejaPA-KATOLIKHOMESDSMPSMATUGAS RUTINGerejaMorePage updated Google SitesReport abuse
Basilika Santo PetrusBasilika Santo Petrus adalah sebuah basilika utama Katolik di Kota Vatikan, dikelilingi oleh Roma. Bangunan ini diklaim sebagai gereja terbesar yang pernah dibangun dia meliputi area m² dan memiliki kapasitas lebih dari dan salah satu situs tersuci dalam Kekristenan. Konstruksi basilika ini dimulai pada 1506 dan rampung pada 1626. Sumber wikipedia Kewajiban sebagai anggota Gereja Kita sebagai anggota Gereja memiliki kewajiban untuk berperan serta dan bertanggung jawab dalam kehidupan gereja. Kewajiban sebagai anggota Gereja secara jelas tertuang dalam lima perintah gereja, yang meliputi a Ikutlah Perayaan Ekaristi pada hari Minggu dan hari raya yang diwajibkan, dan janganlah melakukan pekerjaan yang dilarang pada hari itu. b Mengaku dosalah sekurang-kurangnya sekali dalam setahun. c Sambutlah Tubuh Tuhan pada masa Paskah. d Berpuasa dan berpantanglah pada hari raya yang ditentukan. e Bantulah kebutuhan material Gereja, masing-masing menurut kemampuannya. Lima Perintah Gereja dimaksudkan untuk menjamin umat beriman persyaratan minimum yang harus dipenuhi atau dituntut dalam kehidupan doa, kehidupan sakramental, komitmen moral dan pengembangan cinta kepada Allah dan sesama. Jika Lima Perintah Gereja merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh anggota gereja, selain dari Lima Perintah Gereja, masih ada kewajiban yang harus dipenuhi sebagai anggota Gereja. Kewajiban sebagai anggota Gereja juga kita temukan dalam Kitab Hukum Kanonik, antara lain yaitu Kaum beriman Kristiani terikat kewajiban untuk selalu membina persatuan dengan Gereja, juga dengan cara hidup masingmasing Kan. 209 1.. Dari kalimat ini mengandung makna bahwa setiap umat beriman Kristiani diminta untuk selalu terlibat dalam kegiatan gereja sehingga akan selalu terjalin persatuan dengan gereja Katolik. Semua orang beriman Kristiani, sesuai dengan kondisi khas masing-masing, harus menjalani hidup yang suci dan menyumbangkan tenaganya untuk memajukan perkembangan Gereja serta kekudusannya yang tak berkesudahan Kan. 210. Maju mundurnya gereja tergantung pada partisipasi aktif dari seluruh umat yang ada. Oleh karena itu, umat berkewajiban untuk memajukan gereja dengan ikut serta turut aktif menyumbangkan tenaga dan kemampuannya untuk gereja. Semua orang beriman Kristiani mempunyai kewajiban dan hak berjuang agar warta Ilahi keselamatan semakin menjangkau semua orang dari segala zaman dan di seluruh dunia Kan. 211. Dalam hal berjuang ikut mewartakan karya keselamatan Allah, merupakan kewajiban yang sekaligus menjadi hak bagi seluruh umat beriman Kristiani. Kaum beriman Kristiani terikat kewajiban untuk membantu memenuhi kebutuhan Gereja agar tersedia baginya apa yang perlu untuk ibadat ilahi, karya kerasulan serta amal dan nafkah yang wajar bagi para pelayan rohani. Selain itu mereka terikat kewajiban untuk memajukan keadilan sosial dan juga mengingat perintah Tuhan perlu membantu orang-orang miskin dengan penghasilannya sendiri Kan. 2221 dan 2. Umat beriman Kristiani diajak untuk selalu mengusahakan tindakan amal kasih, baik untuk kehidupan gereja maupun untuk sesama yang menderita dan memerlukan bantuan. Kaum awam yang seperti orang beriman Kristiani berdasarkan permandian dan penguatan, terikat kewajiban umum dan mempunyai hak, baik sendiri-sendiri maupun tergabung dalam perserikatan, agar warta Ilahi keselamatan dikenal dan diterima oleh semua orang di seluruh dunia. Kewajiban itu semakin mendesak dalam keadaan-keadaan dimana Injil tak dapat didengarkan dan Kristus tak dapat di kenal orang selain lewat mereka Kan. 225 1. Menjadi saksi-saksi Kristus dalam mewartakan Injil kepada semua orang baik dengan kata dan perbuatan menjadi kewajiban semua anggota gereja. Sehingga warta keselamatan dapat diterima oleh semua orang. Menjadi sangat jelas bagi kita bahwa sebagai anggota Gereja kita memiliki kewajiban tidak hanya untuk meningkatkan kualitas kehidupan pribadi kita melalui kehidupan doa doa dihayati sebagai ungkapan jujur hati kita kepada Tuhan, ungkapan syukur atas Kebaikan Tuhan, sehingga mendorong kita untuk bisa mensyukuri karunia Tuhan sekecil apapun, bahkan dalam kejadian yang tidak menyenangkan kita masih bisa mensyukurinya, kehidupan moral berusaha mengarahkan hidup kita pada karya Kebijaksanaan Ilahi; mengikuti cara dan aturan yang menuntun manusia pada kebahagiaan yang dijanjikan dan tidak melakukan hal-hal yang dapat menjauhkan kita dari kasih Tuhan, kehidupan sakramental lebih menghayati Perayaan Sakramen sebagai tanda kasih Tuhan yang menyelamatkan; tanda karya penyelamatan Tuhan bagi hidup kita sehingga bahwa Sakramen menjadi efektif bagi kita. Karena kekuatan Sakramen tidak tergantung pada kesucian pribadi hamba. Namun, buah Sakramen tergantung pada disposisi yang menerimanya, tetapi juga keterlibatan aktif kita dalam pelayanan Gereja, agar kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi tanda kehadiran Tuhan sendiri. Pages 1 2 3 4 Tags PAKatPAKat IX
hak dan kewajiban sebagai anggota gereja